Diatas meja ini aku tuliskan,
beberapa butir pengharapan,
Dahan dahan berserak basah di meja ini
hanya dengan harap ia menanti
Terseok seok Aku menanti Angin yang dingin,
Entah sam[ai kapan bisa bertahan
Oh Tuhan Semesata ini,
Mohon Hamba dikasihi,
Tak kuat menahan hati menahan diri
Oh Dosa,tersenyum Sini Padaku,
Luluh lantak saat bertemu
Anak belati beranjak pilu
Mata ini semakin sayu,
Biru kini warnamu,
Dalam diam aku bercerita
Dalam Meja terserak yang penuh makna
Tidak ada komentar:
Posting Komentar