Label

KIsah Perjalanan - Masa Kecil - Tebu

Hal yang ku ingat ketika masih kanak - kanak, mungkin sebelum TK dan ketika TK adalah ketika Kakek mengambilkan batang batang tebu diseberang jalan rumah.
kehangatan kakek dan kasihnya, juga tentang nenek yang sedikit aku ingat.



Batang Itu dipotong kakek lalu dibersihkan olehnya,
aku mengunyah batang tebu itu, rasanya sangat manis,

Kakek dan Nenek Begitu kurus,
keluarga kakek dan nenek termasuk miskin, dengan banyak anak.
Khas penduduk desa jaman dahulu,
Aku cukup beruntung karena termasuk cucu yang tinggal serumah dengan kakek dan nenek.



beberapa hal hanya bisa kuingat sedikit sedikit tentang masa laluku,
yang pasti dulu ketika kecil aku adalah anak yang amat cengeng dan egois.

dahulu aku sering menangis diatas batu di jalan dekat rumah ketika Ibuku pergi untuk kondangan saat malam hari,

Masa kecil ketika kita merasa bahwa kita adalah pusat dari dunia.
Semua orang dekat kita harus menuruti apa keinginan kita bagaimanapun caranya,
sungguh egois, ketika kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, kita menangis untuk  mendapatkan simpati orang,
Kita mengasihani diri sendiri, bagaimana kita merasa orang lain tidak mau mengerti apa yang kita mau.


jika keinginan tidak dipenuhi, kita membanting, mengunci kamar dan melakukan banyak tindakan kekanak kanakan lainya.

Suatu hari, aku mendapat pelajaran berharga.

ketika pulang dari TK yang jaraknya tidak seberapa dari rumah ( Menurut Pandanganku sekarang),
amat sangat berharga malah,



ketika sampai rumah, banyak orang yang berdatangan,
banyak kursi digelar, Aku belum paham maksudnya apa.

Terus hal yang paling kuingat adalah , ada yang bilang padaku,
bahwa Nenek terjatuh ketika main ayunan.

Aku tidak tahu maksudnya apa,

Dan Nenek Dibawa diatas keranda.
disitu aku hanya bisa menangis,
Nenek kenapa, pikirku,
Nenk kenapa,


Dan aku pinta nenek untuk kembali
Tidak ada jawaban,

 disitu orang orang  hanya  menangis, seperti aku.

 

Kisah Perjalanan - Beginning of The Story

Bertahun tahun hidup,
dan menjalani kehidupan,




Hal yang paling penting adalah bahagia dan berbagi kebahagiaan,




Terima kasih, untuk orang orang yang pernah singgah dan mengenal diriku,



Best regard to all of you

Cerita - Monyet dan Cicak

 Seekor monyet mengendap ngendap memasuki sebuah rumah yang kosong,
kosong melompong tanpa ada penghuninya. Disitu tinggal beberapa ekor cicak yang hidup bahagia.
cicak cicak itu hanya makan nyamuk dan serangga kecil di sekitar rumah kosong itu.

   Si monyet tertarik pada para ekor cicak. tentang  kheiidupan mereka yang nyaman dan enak diatas atas langit rumah.selalu bermain, bermain dan bermain. sambil sekali kali berburu nyamuk untuk memuaskan lapar.

Monyet :  "Boleh Aku tinggal disini dengan kalian ? "tanya si monyet

Cicak   : "Boleh saja, asal engkau tidak mengganggu kami, dan tolong diingat. pemilik rumah ini jarang sekali pulang.

              " Pemilik rumah ini tinggal diujung negeri seberang, dan kau harus pergi ketika dia datang dan jangan merusak rumah ini"



Monyet:   " Baiklah" Jawab si Monyet.

Akhirnya si monyet tinggal disitu dengan senangnya. Tidak kehujanan lagi dan dapat tidur seenaknya. tidak seperti dihutan yang dia harus waspada akan datangnya singa yang siap menerkam.
Ia hanya tinggal ke kebun di belakang rumah yang penuh akan pohon pisang untuk makan.


Namun si monyet amat sangat pemalas,
Rumah jadi berantakan dan sangat kotor.


Badan si monyet jadi sangat sangat gendut.
Bahkan untuk memanjat pohon pisangpun dia tidak sanggup.

akhirnya dia sering meminta tolong kepada para cicak untuk memetikkan pisang.
namun lama kelamaan para Cicak jenuh dan tidak menghiraukan permintaan Si monyet.


Si Monyet sering mengeluh kesakitan untuk mendapat iba dari para Cicak.
para cicak terenyuh, dan menolong Si monyet.
padahal si monyet hanya berbohong,

Tapi dia tetap saja tidak berubah,
tetap saja malas,





karena terlalu sering dimanfaatkan, para cicak muak dan pergi ke loteng.
akhirnya mereka bisa hidup dengan tenang meskipun, tempat bermain mereka sekarang lebih sempit dan makanan lebih susah.



Tapi hidup mereka lebih bahagia,




Si monyet yang bingung karena sudah tidak ada yang menolong, berpikiran pendek.
ketika dia lapar, ia tebang satu persatu pohon pisang, hanya untuk mengambil buahnya.






beberapa minggu berlalu,
pemilik rumah dan kebun pisang pulang untuk menengok rumahnya setelah pelayaran yang panjang di negeri seberang.



Dia marah ketika melihat rumahnya berantakan dan kotor,
tidak hanya berdebu seperti ketika ia pulang kerja seperti  sebelumnya,,

Rumahnya kini bak kapal pecah,
dan ketika dia menengok kebun pisang kesanyanganya,

dia terkejut, kebunya sudah hampir habis. hanya ada beberapa pohon pisang yang masih utuh.
sisanya hanya batang batang pisang yang mati tak berbentuk.


Di dekat situ ada seekor monyet yang sangat gendut.



Si monyet ketakutan dan mau lari, tapi apa daya badanya yang gemuk tidak dapat membuatnya berlari.


Si pemilik rumah mengambil kapak di gudang,
dan akhir yang tragis bagi si monyet,


dari loteng para cicak hanya mendengar jeritan pilu si monyet sekali dan kemudian hening........





Filosofi - Socrates sang Pecinta Kebijaksanaan




Socrates,
     seseorang yang dianggap paling bijak oleh murid muridnya.
seorang tua dengan wajah yang dianggap buruk rupa namun dengan kebijaksanaan luar biasa yang tercermin dalam sikapnya.


    Akhir kematianya adalah hal yang tragis, dimana dia seharusnya dianggap sebagai pahlawan di kotanya, Athena. atas sumbangsihnya atas membuka wawasan dan pemahaman atas orang orang yang dia ajak bicara dan orang orang yang menjadi muridnya.


     Akankah Tragedi kematian sokrates akan terulang dan terus menerus terjadi di kehdiupan ?
Socrates, orang yang tidak menganggap bahwa dirinya itu tahu karena itulah dia itu bijaksana. orang orang yang memiliki pemahaman dan pengertian ketika dihadapkan kepada orang orang yang mempunyai kekuasaan dan harta apakah ujungnya dia harus jatuh?

   Tragedi yang harus dijalani dimana kata kata yang namanya IDEALISME itu dipertahankan. Kita juga seperti layaknya socrates, sebenarnya memiliki sikap dari lahir untuk berbuat baik. untuk menolong dan bersikap baik kepada orang lain.

    Tapi,,,,,,,
Seberapa Kuatkah kita mempertahankan idealisme itu ?



apakah Idealisme kita tentang sesuatu, telah leih berharga dari nyawa kita ?
Socrates, dia bisa memilih untuk kabur dari penjara atau membayar denda dengan bantuan uang dari kawan kawanya,


Tapi Apakah itu yang dia pilih ?
Tidak Kawan,
Dia memilih untuk mengikuti hukum Athena,
Dan ketika para juri lebih banyak yang memilih untuk dirinnya mati.

Dia Menerimanya


Socrates dia memberi pelajaran terakhir dengan kematianya.
Bahwa apa yang Ia yakini benar itu adalah hal yang patut untuk dipertahankan.
kematianya ditangisi oleh murid muridnya,

Bukan karena harta, bukan karena ketampanan, bukan karena kuasa


Kawanku, Bukankah begitu indah ?












Filosofi - Jangan Hanya Lihat Rumput tetangga ketika hijau

Hari Kemarin,


Ketika sedang berjalan jalan di dekat perumahan aku terlibat diskusi dengan bapak - bapak komplek.
Tentang beberapa Kehidupan awal mereka sebelum sesukses sekarang. ternyata kehidupan mereka sebelum menjadi sukses seperti sekarang ternyata pahit juga.

Tentang perjuangan untuk hidup dan tetap bisa makan, itu adalah hal yang bisa disyukuri,
salah satu bapak bapak berceletuk tentang kehidupanya di kalimantan. ketika di bekerja di konsulltan dan dengan gaji rendah. sementara istrinya sedang hamil tua. dengan gaji yang terbatas dia harus menghidupi istri dan hanya bisa tinggal di petak kecil.


Akhirnya demi mencukupi kebutuhan keluarga, dia bekerja siang malam. dengan 2 project ketika siang hari, dan 1 ketika malam. pekerjaan itu dia lalui dengan semangat. Untung istrinya pengertian dan mau tau atas kondisi suaminya.

Dan lalu Anaknya Lahir,

dan dari perkataanya, Aku Agak Memahami

" beneran, Anak Pertama itu pembawa Rejeki" katanya



Beberapa saat , setelah anaknya lahir ada orang tambang yang menawarinya pekerjaan yanng lebih baik, setelah melihat kerja kerasnya.

kemudian seperti cerita cerita lain,
kehidupanya berubah drastis dan kemudian dari yang serba kekurangan menjadi lebih baik.
Sampai sekarang, istrinya telah menjadi PNS dan dia telah bekerjadi jakarta


Hal lain yang aku pelajari adalah kesetiaan seorang Istri. yang dia mau untuk dibawa pergi dari kampungnya untuk mengikuti suaminya ke seberang. bahkan dengan kondisi keuangan yang tidak memungkinkan.

Hal yang sangat diidam diamkan para lelaki, yaitu atas seorang wanita yang setia dikala susah
dan mau untuk mengerti kondisi seorang suami ketika dibawah.

seorang wanita tahu bahwa pria yang dia pilih sekarang ini adalah pria yang akan membuatnya bahagia dan mau berusaha untuknya.


Akhir kata, mungkin kita iri melihat seseorang sudah diatas, memiliki banyak hal.
Mobil, rumah mewah, perhiasan dan lainya.
tapi apakah kita pernah untuk mau menengok masa lalunya ?
untuk tahu kehidupan yang dia jalani selama ini ?

Dan akhirnya aku tahu, disetiap perjuangan itu ada ceritanya,
Dan Setiap Cerita itu adalah kisah yang pantas untuk diceritakan berkali kali