Tembakan demi tembakan terdengar, Tak Terasa Sudah beberapa Jam peperangan telah berlangsung.
Satu Persatu jatuh, dan Naga Naga Tinggi Membumbung masih saja banyak. Mungkin Pertarungan besar ini akan segera berakhir. dengan kekalahan umat manusia tentunya. Sepuluh Naga Api Mungkin Telah kami bunuh. tapi ratusan sisanya masih saja Berkelebat,
Belati, senapan , Bom , rudal dan nyawa sudah tak terhitung jumlahnya terkalahkan. mayat mayat bergelimpangan bagikan ongokan daun daun jatuh. dan kusadari ternyata manusia itu rapuh. beberapa dari kami menangis berharap ini semua hanya mimpi dan hanya senandung mimpi buruk. tapi apakah ini bagian terburuknya?
Bukan, bukan yang terburuk. yang terburuk akan datang setelah ini. batinku. dan ternyata tebakanku tidka meleset. Boom, meledak dengan jutaan partikel partikel. Inikah yang dinamakan nuklir ?
Puluhan ribu kami disini yang berjuang ternyata hanya umpan para naga. untuk diledakkan bersama mereka,
Mungkin ini langkah terakhir pemerintah dunia, yang frustasi atas kekacauan yang melanda dunia ini.
dan aku tak bisa menyalahkan mereka.
_______________________________
3 Bulan yang lalu,
Selokan selokan disini terlihat sangat penuh, ada seorang wanita hamil berjalan tergopoh gopoh,
dengan darah menetes dari selangkanganya. Dia berteriak kesakitan dan berjalan menju jalan raya untuk meminta pertolongan.
"Tolong, Tolong Aku "
Rintihnya,
"Selamatkan Anakku "
"Tolong tolonglah" Mohonya kepada siapa saja di jalan.
Tetapi setiap orang seakan tidak peduli, mereka jalan cepat untuk mengurusi urusanya masing masing. tanda kesakitan dibadan wanita itu padahal terlihat sangat jelas. dia tak berharap dirinya selamat, karena itu sepertinya dia rasa tidak layak atas dosa dosanya.
Ia Hanya ingin anak di kandunganya terselamatkan.
dan meneruskan kehidupan di dunia nyata. Perempuan itu lelah karena tidak ada yang peduli padanya.
Ia Lelah selelah lelahnya.
Ia Tergeletak di jalan,
rentan dan tak berdaya,
Ia Kecewa, kecewa pada kehidupan. atas perlakuan orang orang, tidak hanya kali ini.
tapi sebelum sebelumnya. Ia mau rasanya mati saja, tapi dia tidak mau janinya mati dengan nista.
di akhir,penghujung dia akhirnya berdoa.
Doa Dengan semua rasa yang dimilikinya. Apapun yang terjadi dia ingin anaknya terlahir kedunia.
Entah apa pun itu yang mesti ia korbankan.
"Tuhan" "Ambil Tuhan"
"Nyawa Tak Berharga ini " Pintanya dalam hati
"tapi jangan nyawa Anakku"
" Aku ingin dia Ada"
" Entah bagaimanapun rupanya"
" Tolong Aku Tuhan"
" Aku Percaya padaMu "
Angin DIngin dan salju lama kelamaan berhembus.
dan nyawa wanita itu tergeletak tak berdaya.
_____________________________________
"Boooooooooooooooooooooooooom" Suara Keras seperti suara bom meledak.
serasa ini adalah pertanda kiamat. orang orang ketakutan.
di kota itu semua orang berteriak teriak.
lalu mayat perempuan itu tiba tiba bercahaya.
Tubuhnya meledak.
dari dalam perutnya muncul sebuah bola hitam. hitam yang pekat.
lalu benda itu menyentuh tanah,
Tiba Tiba tanah Merekah dan seleruh kota jatuh berdebum ke dalam jurang yang teramat dalam.
Kota itu seluruhnya jatuh kedalam tanpa tersisa.
kejadinya hanya sekian menit,
kengerian tak sempat untuk diteriakkan dalam jangka yang lama.
dan lubang yang sebesar diameter kota itu tenang selama sebulan,
entah apa yang terjadi di dalamnya.
karena begitu dalamnya.
Beberapa holikopter yang turun kedalamnya tak pernah kembali,
_________________________________
Dan hari itu Datang,
Ratusan naga keluar dari lubang itu,
amat sangat ganas. mereka menyemburkan api dari mulutnya,
membakar kota yang ada. tapi anehnya mereka hanya menyerang manusia. tak pernah sekalipun mereka membakar hutan. hanya desa dan kota kota tempat tinggal manusia,
berhari hari kejadian ini terjadi dan jutaan manusia telah mati. entah terbakar ataupun tercabik cabik oleh para naga itu.
Berapa banyak kota yang jatuh ketangan naga naga itu. Lubang tempat keluar para naga itupun kami serbu untuk kami hancurkan. tapi tidak ada hasilnya. Nuklir dan misil yang ditembakkan kesana seakan setika mati ketika memasuki lubang itu karena tidak pernah ada suara ledakan darinya. keberadaan manusia terancam setelah berpuluh puluh ribu tahun menjadi mahluk dominan diatas bumi,
mungkin beberapa naga yang muncul itu dapat kami bunuh, tapi itu hanya keberuntungan karena mereka sangat kuat.
__________________________________________
Sebulan Sebelumnya
Pusat pemerintahan dunia.
"Kita harus terjunkan semua tentara umat manusia untuk hadapi pertempuran ini,
Mereka tidak ada habisnya,"ucap salah seorang kepala pemerintahan dunia.
" Ya Mereka hama bagi kemanusiaan" Teriak yang Lain.
" Berapa Jumlah Mereka Sekarang ? "tanya Sang kepala pemerintahan.
394.
karena dalam pertarungan selama sebulan ini, kita hanya bisa membunuh 24.
Itupun setelah beberapa kapal perang rusak dan pesawat pesawat pengebom telah ratusan yang dikerahkan.
mereka membuat kerusakan di banyak kota kota besar.
dan jumlah kematian terus saja bertambah,
Amunisi dan bahan bakar tidak bisa didistribusikan secara efektif untuk melawan mereka.
Bersambung.........