Hal yang ku ingat ketika masih kanak - kanak, mungkin sebelum TK dan ketika TK adalah ketika Kakek mengambilkan batang batang tebu diseberang jalan rumah.
kehangatan kakek dan kasihnya, juga tentang nenek yang sedikit aku ingat.
Batang Itu dipotong kakek lalu dibersihkan olehnya,
aku mengunyah batang tebu itu, rasanya sangat manis,
Kakek dan Nenek Begitu kurus,
keluarga kakek dan nenek termasuk miskin, dengan banyak anak.
Khas penduduk desa jaman dahulu,
Aku cukup beruntung karena termasuk cucu yang tinggal serumah dengan kakek dan nenek.
beberapa hal hanya bisa kuingat sedikit sedikit tentang masa laluku,
yang pasti dulu ketika kecil aku adalah anak yang amat cengeng dan egois.
dahulu aku sering menangis diatas batu di jalan dekat rumah ketika Ibuku pergi untuk kondangan saat malam hari,
Masa kecil ketika kita merasa bahwa kita adalah pusat dari dunia.
Semua orang dekat kita harus menuruti apa keinginan kita bagaimanapun caranya,
sungguh egois, ketika kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, kita menangis untuk mendapatkan simpati orang,
Kita mengasihani diri sendiri, bagaimana kita merasa orang lain tidak mau mengerti apa yang kita mau.
jika keinginan tidak dipenuhi, kita membanting, mengunci kamar dan melakukan banyak tindakan kekanak kanakan lainya.
Suatu hari, aku mendapat pelajaran berharga.
ketika pulang dari TK yang jaraknya tidak seberapa dari rumah ( Menurut Pandanganku sekarang),
amat sangat berharga malah,
ketika sampai rumah, banyak orang yang berdatangan,
banyak kursi digelar, Aku belum paham maksudnya apa.
Terus hal yang paling kuingat adalah , ada yang bilang padaku,
bahwa Nenek terjatuh ketika main ayunan.
Aku tidak tahu maksudnya apa,
Dan Nenek Dibawa diatas keranda.
disitu aku hanya bisa menangis,
Nenek kenapa, pikirku,
Nenk kenapa,
Dan aku pinta nenek untuk kembali
Tidak ada jawaban,
disitu orang orang hanya menangis, seperti aku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar