Label

Cerita - Di Depan Pintu

Rika,
"Apa yang kau lakukan ?" teriak ibunya,

"Aku Sedang berdiri di depan pintu bu "
Jawab Rika dengan tatapan kosong,


"Apa maksudmu Berdiri Di Depan Pintu ?"
Tanyanya atas kelakuan si kecil rika yang aneh. Dari Anak Bu Sutikno yang berjumlah enam yang kesemuanya adalah wanita. memang Rika lah yang menurut orang orang paling aneh. dia sering berdiri sendirian menatap kejauhan dan seolah tidak ada orang disekitarnya.

pernah suatu waktu dia tidak pulang dan seharian dicari oleh warga, ternyata dia sedang tertidur diatas pohon mangga. Pernah ia termanggu di tengah kuburan yang menurut orang angker. sebagian orang tua di perumahan itu menganggap dirinya agak kurang waras.

"Rika!" Teriak Ibunya lalu kepada rika.
dia menyeret anaknya itu untuk masuk ke kamarnya.

Tanpa ada suara dan tanpa melawan rika menurut,

Keesokan harinya rika dibawa ibunya ke dukun yang katanya pintar mengobati. dia terkenal dimana mana. saat matahari jatuh ke arah tenggara, Ibunya telah bersiap siap membawa Rika ke dukun itu.. Namun Keanehan terjadi, ketika mobil mereka telah sampai ke Rumah si dukun.

Telah ada bendera kuning berkibar dari rumah si dukun. entah kenapa tiba tiba tadi malam dia  meninggal di kamarnya. padahal sebelumnya baik baik saja.


hari berikutnya Rika dibawa ke Psikiater,  Ibu Dilla namanya. Seorang Psikiater terkenal,

" Bu, Anak Saya kenapa ya ?" tanya Ibu Sutikno ke si psikiater.
" Dia Seperti orang linglung"
Bingung si Ibu.



" Disuruhnya keluar Si Ibu, dan ditanyakan beberapa hal ke Rika atas perbuatan aneh yang dilakukanya.

Tapi Ibu Dilla juga bingung, menghadapi keanehan Rika.
Pertanyaan demi pertanyaan dia tanyakan dengan sangat jelas ke rika,
dengan berbagai macam pertanyaan.


Tapi jawaban yang keluar dari mulut Rika, kadang seperti orang tua yang menasehati atau kadang seperti anak kecil.

Mungkinkah Pikiran anak ini labil.

" Rika" Panggil Ibu Dila , Sebelum Dia mengakhiri percakapan dengan Rika.
" Tolong Jujur, saya Tahu Kamu Tidak sakit Jiwa atau Depresi "
" Tapi Kenapa Tindakanmu seperti orang yang linglung seperti itu"

Tanya Ibu Dilla,

" Tidak Bu, Saya Memang tidak"
Jawa Rika Pelan,

"Terus kenapa kamu seperti itu" Tanya Ibu Dilla,

" Harus ?"

Tanya  Rika


" Iya, jika kamu tidak mau orang orang melihat kamu seperti orang yang sekarang" Jawab Ibu Dilla.



"Ibu  serius ingin Tahu ?" tanya Rika


" Kenapa Memang rika ? Saya disini untuk membantu kamu.


Rika Berbalik menutup pintu dan korden.
kalau Begitu tolong Ibu matikan lampu barang sejenak.

Ibu Dilla Menurutinya.

Ruangan agak remang. lalu Rika Menunjuk Pintu,


dan Seketika Ibu Dilla Paham Maksud Rika


Tidak ada komentar:

Posting Komentar